Showing posts with label life. Show all posts
Showing posts with label life. Show all posts

Monday, June 10, 2013

Tak Sempurna

Ada masanya ketika kamu ingin selalu terlihat baik, nyaris tanpa celah. Dan kamu bahkan melakukan apa-apa yang sebenarnya tidak seperti kamu yang sebenarnya. Karena kamu hanya ingin terlihat baik dalam pikiran setiap orang, atau setidaknya 'bisa diterima'.

Dan ketika kebaikanmu disalah-gunakan, kamu akan lelah. Akan sampai masanya dimana sebaik-baiknya kamu berusaha untuk menjadi yang terbaik di mata mereka, itu tidak akan pernah cukup. Perlahan tapi pasti kelelahan itu akan sampai pada batasnya. Kamu akan kecewa, atau mungkin akan meledak-ledak. Semakin jauh dari diri kamu yang ingin terlihat di mata orang.

Pada akhirnya kamu akan menyadari, kesempurnaan itu fana. Dan kamu tidak akan pernah sanggup untuk menyenangkan semua orang.






gambar diambil dari sini

Saturday, January 26, 2013

Danbo's life: PROCESS






too much questions around my mind






sometimes i just can't understand...






why it could be like this.. that..






i walked to somewhere place






trying to find the answer. the enlightenment.






in my deepest heart, i actually hope..






maybe, it's just the way to a right path.
because they said,
life is a process.






and i'm trying to close to You





hear me, God..






*words and pictures created by me

Saturday, March 3, 2012

Tuhan dan Perjalanan Pantai Sundak

pantai sundak, jogjakarta


Postingan kali ini adalah sepenggal cerita waktu liburan ke jogja akhir januari lalu. Namanya pantai sundak. Diantara banyaknya objek wisata di jogja, pantai ini mungkin tidak terlalu banyak yang tau.
Awalnya ke sini karena saking udah nggak tau mau jalan kemana lagi. Ke parangtritis bosen. Candi prambanan juga udah pernah. Berbekal googling tempat wisata jogja dan ketemulah pantai ini. Kita tadinya gak tau kalo perjalanan bakal begitu panjang, apalagi ini naik motor. 5 jam lebih bro! Parahnya, ditengah perjalanan tiba-tiba hujan deras, jadilah saya dimaki-maki karena nyaranin pergi ke tempat ini. Udah jauh, Banyak tikungan tajam, Sempet kehilangan arah, dan akhirnya hujan deres pula. Untungnya sih pantainya bagus, jadi setelah ngedumel puas lah mereka. Hahah.

Nah sepulang dari pantai ini, sore menjelang malam hari, kami naik motor. dengan  keadaan sehabis hujan di mana jalanannya licin, berkelok-kelok, dan tidak selalu terdapat penerangan yang baik. sepanjang perjalanan saya takut sekali. dalam hati, saya selalu berdoa. kan gak lucu kalo sampe kenapa-kenapa di saat liburan, tanpa orang tua pula.

Setelah naik turun bukit. Saya melewati suatu tempat yang disebut bukit bintang. seperti berada di puncak yang dibawahnya terlihat warna-warni lampu jogjakarta. Indah sekali. Karena saking terpesona dengan noraknya, saya dan teman-teman memutuskan untuk melipir sebentar. Kami pun meminggirkan motor dan menikmati pemandangan malam itu. Saya sempat mengambil gambar beberapa kali. Tak lama, salah seorang teman saya  menyuruh kami untuk meminggirkan motor beberapa langkah lebih jauh. dengan bahasa jawanya yang medok saya masih ingat betul, "ayo maju maju..." akhirnya kami pun nurut untuk menggeser motor majuan dikit. dan tiba-tiba..

BRAKKKK!!!



Entah gimana ceritanya, ada motor yang kepeleset dan terpental. Mungkin karena jalanan licin dan ada turunan sebelum bukit bintang tempat kami berdiri. Motornya terpental sampai ke posisi awal tempat kami memarkir motor sebelum dipindahkan. Motornya lumayan rusak karena keseret agak jauh. Laki-laki yang mengendarai motor itu sepertinya kelempar ke pinggir  jalan dan perempuan yang dibonceng di motor itu tergeletak lemas di tengah jalan. Mungkin karena kaget, bukannya segera beranjak ia  malah menangis. Tukang parkir terdekat pun segera memberi pertolongan. Duh.. untung perempuan itu selamat. dan untungnya tidak ada kendaraan di belakangnya. kalo ada, mungkin sudah terlindas.

Dan seketika kami merinding. antara lemas, tapi juga bersyukur. ya tuhan.. kalau saja kami terlambat beranjak memindahkan motor-motor kami.... fyi, kami memarkir motor di pinggir jalan yang dipinggirnya adalah semacam jurang. pinggiran itu hanya dibatasi pembatas besi yang kalau saja motor korban terpental mengenai motor-motor kami, kami bisa saja ikut terpeleset ke jurang...


alhamdulillah. saya merasa tuhan benar-benar dekat dan mendengarkan doa saya.

Saturday, May 7, 2011

SIMAK UI 2011

Dua tahun lalu gw mengalami apa yang mereka alami:  bersama dengan calon mahasiswa tak dikenal lainnya yang juga memiliki 1 mimpi: Masuk UI!: rasanya antara gerogi-pusing-campur aduk,

Dan Beberapa hari lalu, gw kebetulan kebagian untuk menjadi pengawas SIMAK UI 2011 di salah satu SMA di jakarta selatan. Jadi pengawas ternyata nggak terlalu enak juga ya karena suasana hening malah bikin gw ngantuk. Tapi dalam kelas yang gw awasi, mereka emang bener-bener anteng banget, serius ngerjain soal, ngga ada yang tengok kanan kiri atau apapun yang mencurigakan. Mungkin mereka nyadar juga sih ya, karena kalo sampe dicurigain dikit aja, namanya langsung di catat diberita acara dan langsung diproses. Sempet penasaran sama soal-soal tahun ini kayak gimana bentuknya, tapi ternyata ngga ada sisa. soal yang abis mereka kerjain langsung dibawa pulang semua.

ah iya, dan sebelum ngawas tadi, pas sekolah tempat ngawas itu masih agak sepi, gw berpapasan sama guru sana, dan beliau nanya:

"perserta SIMAK UI ya? dari SMU mana?"
gw: " ... engga bu, saya pengawas."
"oh yaampun, dari UI ya? ayo sini saya antar ke ruang pengawas"

Entah harus seneng karena ini bisa berarti gw gak boros muka *asik* ato mungkin emang tampang gw belum cocok untuk jadi mahasiswa. nasib.

Well, siapapun yang baru saja menghadapi SIMAK UI 2011 kemaren, semoga kalian keterima dan dikasih yang terbaik oleh yang di atas. amin!



Saturday, August 15, 2009

Mungkin..

kita ga bakal ngerti apa yg dirasain orang lain kalo blom ngerasain sendiri.

dulu gw sering mikir, kenapa sih dia gini, kenapa dia mesti gitu. sampe akhirnya gw ada di posisi orang itu, ngerasain sendiri, baru deh gw ngerti. ooh ternyata gini yah rasanya di posisi dia... gw sering banget ngalamin kek gini. (ribet ga sih bahasanya?)

kemaren gw kesseeel bgt gara2 ada orang yang ngomongnya agak2 'nancep'. mungkin dia ga maksud gitu, tapi berhubung gw nya lagi agak sensi, jadi tetep aja kesel biarpun tu orang udah minta maaf. gw bener2 ga ngertiin gimana posisi dia yang sebenernya enggak sengaja.

dan sekarang, gantian gw yang nyakitin orang lain. NAH LOH!
tapi beneran gw ga maksud gitu. aah, ga enak banget jadi orang yang 'sulit dimaafin'. ngerasa bersalah, tapi kok kayaknya gak salah juga. bingung deh mau ngapain. gw berusaha minta maaf kayak gimana juga, tapi tetep aja itu orang terlanjur kesel. ooh, ternyata gini yah rasanya?

well, mungkin semua ada masanya kali ya. mungkin emang harus ngerasain sendiri biar ngerti. mungkin gini caranya biar kita bisa 'belajar' ngerti orang lain. mungkin... *lama2 jadi sok bijak nih gw.

anyway, kira2 gw udah dimaafin belom yah?